Kamis, 25 April 2013

you are my Superman.. but now, I’m your Krypton (enough)





April 2012
Aku gak tahu dan sampai sekarang gak pernah tahu apa maksud dari sang Sutradara mempertemukan kita di hari ini. Senin pertama di bulan April. Saat matahari dengan cerahnya memancarkan sinarnya, disaat itu juga aku melihat senyum pertama yang membuatku bersyukur memiliki kedua bola mata untuk melihatmu. Kita bersalaman, kita saling menyebutkan nama kecil kita, kita berkenalan. Disaat itu aku memutuskan untuk suka kepadamu.

Juni 2012
Kita dipertemukan kembali didalam suatu adegan yang membuat kita saling lebih mengenal satu sama lainnya. Kita berada di lingkaran bersama orang-orang yang mendukung kita untuk bersama. Kita belajar, kita tertawa, dan kita bermimpi bersama. Tetapi kita lupa bahwa di adegan ini tidak hanya kita berdua yang bermain. Dengan mengikuti kata-kata semangatmu aku berani untuk melangkah. Disaat itu aku memutuskan untuk kagum kepadamu.

Agustus 2012
Aku sampai ditahap penat. Ditahap dimana suara hati berlainan dengan suara dikepalaku. Ada banyak suara didalam hidupku, tapi suaramu lah yang membuatku bahagia. Aku berani menceritakan mimpi-mimpi yang selama ini kusimpan sendiri. Aku berani membuka pintu hati yang salama ini terkunci. Aku juga berani untuk lebih mengenalmu lebih dalam. Sekarang bukan hanya tawa yang kubagi, air mata ku jatuh dan aku tahu ada senyummu yang menghapuskannya. Disaat itu aku memutuskan untuk nyaman kepadamu.

November 2012
Kau yang memulainya duluan, kau bangun dinding jurangmu dengan tanganmu sendiri. Kau mulai menutup rapat semua yang selayaknya kau ceritakan. Kau berubah. Bukan ke arah lebih baik, tapi kearah yang menuntunku ke tepi jurang. Jurang yang sebenarnya telah kita bangun berdua. Aku melayang. Bukan jatuh kebawah, kau ajarkan aku untuk terbang. Melihat semua dari sisi lainnya. Kau ajari aku untuk mengetahui banyak hal. Bahwa didunia ini, semua harus dinikmati dan disyukuri untuk membuka kunci pintu kebahagiaan. Terima kasih. Dan disaat inilah aku memutuskan untuk jatuh cinta kepadamu. Tanpa memperdulikan, dibawah sana masih ada jurang dalam yang menungguku.

Desember 2012
Kita jauh. Tapi di setiap apapun keadaannya, aku tahu kau selalu memperdulikanku. Kau mulai sibuk dengan duniamu. Aku juga mulai belajar sibuk dengan duniaku. Dunia khayal yang ku karang agar kita tetap bersama. Kadang aku sengaja menyatukan duniaku dengan duniamu. Mengubah skenario sang Sutradara, aku lawan semuanya. Aku bahagia walaupun lelah. Tapi aku sakit. Setiap pagi ku bangun tidur, aku capek mengingat senyummu. Aku lupa, karena wajahmu semakin blur di hatiku. Setiap hari ku jalanin duniaku, aku berusaha agar kita tetap berada di adegan yang sama. Padahal tidak ada satu dialogpun yang tertulis di naskah. Ketika malam datang, mataku sering terasa perih karena seharian tidak melihatmu, dan aku memutuskan untuk mencairkan perihnya dengan air mata. Dan itu ampuh, aku terlelap, di mimpi ku kita bertemu. Kita bahagia.

Januari 2013
Masih ingatkah kau ketika ku ceritakan kepadamu tentang gravitasi ?
Dia yang membuat semua langkah ku hanya bertuju kepadamu.
Dia yang membuat semua gerakan alami bahasa tubuhku berpihak kepadamu.
Dia yang membuat hati dan pikiranku menjadi kompak hanya dengan mengingatmu.
Tapi ternyata aku salah. Tidak semua gravitasi memihak pada cinta kita.
Dia yang sekarang membuat jarak diantara kita.
Dia yang sekarang membuatku hampa tanpa udara.
Bahkan, namamu disebut saja sudah menjadi racun bagiku.

Sang Sutradara dari awal sudah memberikan tokoh yang jelas untuk kita. Kau Superman. Aku bukan Lana Lang. Aku hanya krypton. Krypton yang seharusnya kau benci, tetapi kau tetap sayang kepadaku yang akhirnya membuatmu lemah. Krypton yang seharusnya melumpuhkanmu, tetapi aku selalu mendukung setiap langkahmu yang kenyataannya semakin jauh dariku. Krypton yang seharusnya berada ratusan bahkan ribuan bahkan milyaran jauhnya darimu, tetapi kita malah berada sangat dekat. Seharusnya kita berjauhan. Agar hidup kita kembali normal. Biarlah waktu yang akan memperbaiki keadaan. Biarlah gravitasi yang memisahkan kita. Tuhan, sang Sutradara kita, pasti sudah memberikan happy ending buat kita berdua nantinya. Percayalah... J

Medan, Jum’at, 11 Januari 2013 07:18 am



xoxoxo
muty